Posted on

Seperti yang Anda ketahui, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meluncurkan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) awal tahun ini. Sistem ini menggantikan peran Sistem Informasi Debitur (SID) atau sebelumnya dikenal dengan BI Checking. Jadi apa perbedaan dan manfaatnya bagi orang yang mengajukan kredit? Dengarkan penjelasannya. Sebelum mengajukan kredit dari bank, calon peminjam sering khawatir tentang penolakan karena mereka memiliki sejarah kredit yang buruk. Bank akan menolak untuk menerima calon peminjam untuk pinjaman masa depan, disinilah pentingnya SLIK Online.

Sejarah kredit dapat dilihat sebelumnya di SID Bank Indonesia. Proses mendeteksi riwayat kredit kreditor pada SID dikenal sebagai BI Checking. Saat ini, SID telah digantikan oleh sistem lain yang lebih luas, yaitu SLIK. Dalam hal jurnalis, jurnalis SLIK tidak hanya dari sektor perbankan, ada juga lembaga layanan keuangan dan lembaga layanan non-keuangan lainnya. BPR, BPRS, dan perusahaan keuangan yang belum menjadi jurnalis harus menjadi jurnalis pada tanggal 31 Desember 2018.

Sedangkan untuk perusahaan modal ventura, pembiayaan infrastruktur (PPI) dan hipotek yang belum dilaporkan, mereka harus dilaporkan pada 31 Desember 2022. Setelah itu, informasi diberikan melalui SLIK, atau informasi tentang debitur (iDeb) melalui aplikasi iDeb Viewer, mereka beroperasi dengan baik. dan kompatibel dengan jaringan komputer yang ada.

SLIK adalah infrastruktur penting di sektor jasa keuangan yang dapat digunakan pemain industri untuk mengurangi risiko, khususnya risiko kredit, untuk membantu mengurangi risiko kredit yang terganggu. Selain itu, keberadaan SLIK juga dapat mendukung perluasan akses kredit / pembiayaan.

Nah, berikut ini manfaat SLIC untuk kreditor dan debitor / masyarakat, sebagaimana dinyatakan oleh OJK.

Manfaat untuk kreditor:

  1. Membantu mempercepat proses analisis dan pengambilan keputusan untuk kredit.
  2. Mengurangi risiko penderitaan di masa depan.
  3. Ini dapat mengurangi atau meminimalkan pelaporan atau ketergantungan pada jaminan konvensional.
  4. Pemberi pinjaman dapat mengevaluasi kelayakan kredit debitur sebagai pengganti / pelengkap.
  5. Efisiensi biaya operasi.
  6. Mempromosikan transparansi dalam manajemen kredit.

Manfaat SLIK bagi masyarakat:

  1. Percepat waktu yang diperlukan untuk mendapatkan kredit yang disetujui.
  2. Pelanggan baru, terutama yang diklasifikasikan sebagai usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), akan memiliki akses yang lebih besar ke penyedia kredit dengan mengandalkan reputasi keuangan mereka tanpa harus bergantung pada kemampuan mereka untuk memberikan jaminan.
  3. Dorong kreditor untuk mempertahankan status kredit mereka.
  4. Jangkauan wartawan SLIK tidak hanya dari sektor perbankan, tetapi juga lembaga jasa keuangan dan lembaga jasa nonkeuangan yang juga wartawan SLIK.
  5. Sementara itu, lembaga keuangan mikro, pinjaman peer to peer dan lembaga lain di luar jasa keuangan seperti perusahaan tabungan dan kredit dapat menjadi reporter SLIC jika mereka telah memenuhi persyaratan dan memperoleh persetujuan OJK.

Secara umum, OJK menjelaskan bahwa, untuk debitur atau masyarakat umum, keberadaan SLIC dapat digunakan untuk mengidentifikasi data kredit bank seperti data kartu kredit, batas kredit, saldo utang, kualitas kredit, beban bunga, angsuran pembayaran dan pinjaman atau hukuman pinjaman. SLIK juga dapat memberikan informasi tentang status keamanan dan perincian jaminan kredit.

Apa pendapat Anda? Sistem baru ini akan menyederhanakan aplikasi kredit Anda, bukan? Jika Anda membutuhkan kredit untuk berbagai keperluan, kirimkan ke CheckEvent.com. Anda dapat dengan mudah membandingkan produk kredit dan mengirimkannya secara online, dengan mudah dan aman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *